Definisi Suku Cadang

Pengertian Kondensor AC Mobil, Fungsi dan Cara Kerja

unoPart.id – Kondensor AC mobil adalah salah satu komponen yang merupakan bagian dalam system AC mobil.

Fungsi dari komponen ini adalah membuang udara panas dari Freon yang digunakan yang berasal dari kompresor AC. Jadi Freon yang awalnya berbentuk gas berubah menjadi cair setelah dibantu cooling fan atau kipas pendingin. Jadi tanpa adanya kondensor, maka bentuk Freon yang awalnya gas tidak akan berubah menjadi cair. Untuk itulah mengapa bagian ini cukup mempengaruhi dinginnya AC yang dihasilkan

Peta Suku Cadang Pendingin Mobil

Jadi Apabila mengalami AC mobil yang tidak dingin, maka cek terlebih dulu kondisi kondensor AC mobil Anda. Ini dikarenakan bagian tersebut cukup rentan akan kerusakan. Bagi Anda yang belum mengetahui letak kondensor pada AC mobil, Anda dapat menemukan komponen ini pada bagian depan mobil berhadapan dengan radiator. Karena bentuknya yang tidak baku, artinya bervariasi maka ada pula yang terpisah dengan radiator sehingga diperlukan kipas tambahan untuk penggunaannya.

Sistem pendinginan mobil atau AC mobil akan mulai bekerja pada saat mesin mobil menyala. Saat mulai bekerja, expansion valve mengalirkan freon yang masih berwujud gas menuju evaporator yang mengubahnya menjadi uap dingin. Kemudian blower meniupkan uap dingin tersebut mengalir keseluruh kabin kendaraan. Untuk mempercepat proses pendinginan udara maka lubang yang terdapat pada expansi valve akan membesar. Berbeda halnya bila suhu udara ruangan sudah lebih rendah maka lubang pada expansi valve akan mengecil sehingga pengabutannya pun akan lebih sedikit dibandingkan sebelumnya. Pada saat suhu di dalam kabin kendaraan telah mencapai dingin yang maksimal, maka kompressor akan berhenti bekerja. kemudian kompressor akan mulai bekerja dari awal lagi agar suhu dingin di dalam kabin  yang diatur oleh thermistor tetap stabil.

Kondensor AC mobil yang terdapat pada mobil Anda juga dapat mengalami masalah, misalnya mengalami panas yang tidak normal. Sehingga akan memicu timbulnya berbagai masalah lainnya yang dapat memicu kerusakan pada bagian komponen lainnya. Panas yang timbul pada saat kondensor AC mobil bekerja sebenarnya merupakan hal yang umum terjadi. Karena kondisi ini menunjukkan bahwa kondensor tersebut berfungsi dengan baik dalam menghilangkan panas dari Freon yang dipompa dibagian kompresor. Panasnya kondensor bila masih menghasilkan udara dingin menandakan proses normal, namun sebaliknya bila menghasilkan udara yang panas artinya ada bagian komponen dalam system tersebut yang mengalami kerusakan. Berikut beberapa penyebab kondensor mengalami panas, antara lain :

Penyebab-Kondensor-AC-Mobil-Panas-2
  • Mengisi oli kompressor secara berlebihan dapat menaikkan suhu serta tekanan kondensor AC mobil.
  • Terlalu banyaknya Freon yang digunakan sehingga dapat memicu tekanan yang berlebihan yang berdampak pada tigginya suhu ruangan sehingga kondensor pun menjadi lebih panas dari biasanya.
  • Debu serta kotoran yang menumpuk di bagian sirip kondensor karena terhisap oleh kipas kondensor.
  • Kondisi motor fan yang sudah rusak atau lemah juga berpengaruh, karena hembusan atau hisapan angin yang timbul juga menjadi berkurang.
  • Putaran kipas yang sudah melemah juga dapat mempengaruhi, misalnya pengguna menggunakan kipas tambahan, namun karena seringnya pemakaian sehingga daya putarnya pun semakin lama semakin melambat.

Dari uraian tersebut diharapkan masyarakat secara umum dapat memahami fungsi dari bagian system AC mobil yang dimilikinya. Sehingga tidak lalai atau meremehkan perawatan rutin baik mesin maupun perawatan AC mobil. Konsultasikan terlebih dulu pada mekanik di bengkel yang biasa Anda gunakan agar aman dan nyaman dalam menggunakan jasanya tersebut.

Kondensor AC mobil yang digunakan oleh masyarakat memiliki masa pakai dan tidak akan bertahan selama-lamanya. Oleh karena itu dengan perawatan rutin ke bengkel tersebut dapat mengantisipasi bila komponen-komponennya sudah ada yang harus diganti.

Dengan memahami penyebab-penyebab kondesor mengalami kepanasan dapat membantu mayarakat dalam mengatasinya sebelum masalah yang dihadapinya semakin kompleks. Masyarakat juga dapat jauh lebih banyak memahami dan mengantisipasi agar kondensor AC tersebut tidak mengalami panas yang tidak normal dengan menghindari beberapa hal tersebut.

Salah satunya adalah terlalu banyaknya oli yang dimasukkan. Mungkin bagi sebagian orang terlalu banyak oli bagus karena akan membuat kompresor manjadi tidak mudah terkikis dan aus pada bagian dalamnya. Akan tetapi kenyataannya ternyata berdampak buruk, karena bila kompresor bekerja dengan oli yang kebanyakan akan membuat udara disekitarnya menjadi lebih panas dan tidak normal temperaturnya. (dikutip dari sumber)

Leave a Reply

Theme by Anders Norén